Aku Pandai Bercerita

Alhamdulillah.. Kinza sudah satu minggu pergi kesekolah, dan besok adalah hari libur yey! Setiap hari Kinza bercerita banyak tentang kegiatannya disekolah. Mulai dari makan bersama temannya yang kalau ditanyain enggak berbagi karena katanya gak boleh sama gurunya haha.. lucu sih, percaya gak percaya kalau gak boleh berbagi makanan itu hehe.


Foto masa Kecil Kinza nggak nyambung sama artikel hhaaaa

Belajar mengaji


Kinza juga cerita kalau disekolah dia belajar mengaji sama ibu guru, ya.. iqro' 1. Ummi rasanya kepengen ketawa geli, lucu anak-anak belajar ngaji haha. Meskipun Alhamdulillah Kinza udah Iqro' 6 sekarang, tapi kayaknya Kinza menikmati belajar iqro satu. Katanya... temenku gak bisa ini Mi hehehe..

Menulis huruf A dan angka 1


Dia dapat bintang 4 dari ibu guru, senengnya belajar menulis angka dan huruf. Sampai rumah Kinza tetep exited banget buat belajar terutama mewarnai buku yang dibeli di Bis waktu ke Surabaya kerumah Bibi Isna buat ketemu sama Mbah disana. Robocar poli gambarnya.

Oh ya.. Kinza juga suka menggunting dan mulai mengenal bentuk-bentuk yang didapatkan dari sekolah. Buku gambarnya masih di kumpulkan sama ibu guru. Dia seneng nempel-nempel bikin orang katanya.. Besok beli lem kertas ya Nak..

Alhamdulillah. Ummi seneng mas Kinza bisa suka belajar di sekolah dan belajar bersosialisasi. Ummi Abi berharap mas Kinza bisa jadi anak yang ngerti, pinter dan haus akan ilmu sampai nanti tua. InsyaAllah.. Allah akan ngasih rezeki untuk menuntut ilmu.
0

Kegiatan Sekolah Kinza

Hari ini adalah hari Jumat di mana Mas kisah pergi ke sekolah dengan menggunakan baju seragam olahraga. seperti biasanya kita selalu bercerita banyak hal tentang apa yang dia lakukan di sekolah.  tapi karena sejak tidak tidur selama   3 minggu bersekolah kita selalu bersemangat Saat bangun pagi iya ya ingin cepat-cepat pergi ke sekolah. pertama saya senang karena anak saya ya tidak malas-malasan ataupun trauma untuk pergi ke sekolah yang kedua hal-hal penting yang melatih kemandirian nya seperti menyiapkan segala keperluan sekolahnya sendiri adalah salah satu cara saya mendidik dia agar Mandiri setelah nanti ia beranjak dewasa.



 saat saat ini menemui banyak sekali orang tua yang melayani anaknya pertama menyiapkan kebutuhan sekolahnya karena alasan an-nashihah tapi Princess saya adalah membiarkan mereka melakukan hal-hal yang sudah mereka bisa lakukan sendiri.  selain rasa tanggung jawab yang  harus dimiliki dengan sekolahnya.

 dan Alhamdulillah sejauh ini kita bisa mengerti apa yang dimaksudkan.

 kegiatan kita sehari-hari di sekolah

 kegiatannya hanya kegiatan ringan seperti menggambar, mawar, menempel membuat bentuk-bentuk serta menulis huruf dan  alfabet.  kemajuan dari ginjal adalah awal-awal sekolah ia selalu meminta mainan yang berada di depan sekolah sambil merajuk.  namun belakangan  Saya meyakinkan kita bahwa ke sekolah bukanlah untuk membeli mainan dan merajuk melainkan untuk mencari ilmu.

 eh ternyata lagu yang mencari ilmu sampai dapat itu loh. jadi saya untuk bukan mencari mainan sampai nangis ya nak. dan kata sekolah sesampainya di rumah saya selalu bertanya apakah tadi masih merajuk untuk membeli mainan di sekolah dan nabinya pun bilang tidak Alhamdulillah akhirnya kita benar-benar akan mencari ilmu sampai dapat bukan mencari mainan sampai nangis.

(Draft yang telat di post heheheh)
0

Kinza dan Segala Kepandaiannya

Sebagai Umminya, sejujurnyaaaa... saya sangat bangga dengan Kinza yang memiliki banyak kelebihan yang mungkin tidak dimiliki oleh orang lain. Kinza anak yang semangat sekali menuntut ilmu dan belajar. Apalagi kalau sudah dijanjikan sesuatu, semangatnya MasyaAllah... menggebu-gebu banget.

Hari-hari biasa, Kinza selalu melakukan aktifitas-aktifitas yang Alhamdulillah baik. Seperti gosok gigi sebelum tidur seperti Belajar mengaji, Sesuatu yang ia sukai sampai tentu saja yang mewarnai segala macam buku yang belum diwarnai.

Jika sebagian orang tua beranggapan bahwa belajar tidak perlu dipaksakan kepada mereka atau anak mereka yang sekiranya tidak mau melakukannya. karena dianggap masih kecil maka belajar mengajar bukanlah hal yang penting termasuk belajar membaca serta belajar membaca iqro. namun bagi saya,   belajar dimulai sedini mungkin harus dipaksakan dan tidak selalu menuruti keinginan anak apalagi mereka yang tidak mau belajar atau bermalas-malasan.  dari pembiasaan ini mereka akan mengerti pentingnya belajar.  dan bersyukur disaat misalnya dia sudah ngantuk berat tapi belum mengaji dan kami memutuskan untuk menyuruhnya tidur saja tapi kita malah minta ngaji sampai nangis-nangis. ya lucu aja sih, bukan mainan bukan makanan tapi belajar mengaji begitupun dengan membaca dan gosok gigi.

Tulisan Kinza sendiri, di dikte sama Abi

Saya mau melalui beberapa orangtua yang berpikir bahwa belajar membaca dan berhitung tidak harus dilakukan saat anak berusia sedini mungkin. saya katakan kepada mereka bahwa memang anak Setiap anak memiliki karakter yang berbeda-beda dan hanya orang tuanya lah yang mengerti soal itu. setiap rumah tangga memiliki prioritas yang berbeda untuk anak-anak mereka dan kita harus menghargai itu. jangan sampai kita membanding bandingkan anak kita dengan anak orang lain yang akan justru membuat kita dianggap sombong atau anggapan anggapan buruk lainnya.

Banyak orang tua yang yang lebih mementingkan apa yang anak-anak TK pakai daripada apa yang anak-anak mereka baca. meskipun saya bukan orang yang selalu memberikan dukungan untuk anak setiap saat karena keterbatasan keterbatasan budget. Tapi saya selalu berusaha mengutamakan dari pada pakaian.

Karena saya tidak takut Anda saya pergi dengan pakaian yang jelek, Tapi saya lebih takut anak saya pergi kemanapun tanpa ilmu pengetahuan yang cukup. Apakah saya bisa dibilang sedikit bijaksana hehehe.

Beda Kinza dan Zayn

anak kedua saya saya cenderung memiliki otak yang lebih keras daripada kakaknya meskipun kita suka berlari kesana kemari dan berteriak-teriak namun jika dia sudah diberitahu sedikit lebih keras dia akan menurut. mungkin masih belum terlihat karena masih berumur 2 tahun dan semoga nanti dia juga seperti kakaknya yang haus akan ilmu dan selalu ingin belajar. hingga saat ini masih berada di Iqro 6 kalau sudah macet belajar karena tidak senang dan merasa terbebani dia akan membaca Iqro nya apalagi sekarang dia mulai belajar tajwid dan sampai di ikhfa Hakiki Sepertinya dia masih kesulitan Bagaimana cara membaca huruf ikhfa yang benar yaitu dengan cara samar-samar dan dengan. parahnya insha susah kali disuruh tidur siang ada saja yang dikerjakan Padahal kalau sudah tiba tidur dan dan merebahkan badannya di Atas Bantal sangat sekali dia tertidur maunya main aja.


0

Hari Ahad, Kok Gak Sekolah?

Hari Ahad atau hari minggu ini jadi minggu pertama buat Kinza gak masuk sekolah. Katanya..

Ummi.. kok aku gak sekolah, Kinza mau sekolah..

Ummi bilang ini hari libur nak, gak sekolah. Hari minggu..

Terus kapan Kinza sekolahnya...

Besok nak, hari senin kata Ummi kemudian.



Lucu aja sih dia minta sekolah terus hahaa.. Abi bilang kalo hari minggu itu waktunya main dirumah sama Abi Ummi.. main sama temen temen dirumah.

Akhirnya hari minggu ini Kinza menggambar. Terus pas gambar Kinza bilang sama Ummi..

Ummi.. kata ibu guru kalau bawa nasi sama ayam sendoknya yang besar..

Hahaha.. jadi ceritanya kemaren Ummi muter nyari sendok kecil tapi gak ketemu. Akhirnya hari Sabtu itu Kinza bawa makan sama sendok bayi milik adek hahah...

Nggeh kata Ummi ke Mas Kinza..
0

Ketika Aku Mulai Sekolah

Hari ini adalah hari ke-3 Kinza masuk sekolah di TK Muslimat Al Husna Cukir Jombang yang berada di Cukir gang 3 Jombang.  Sebenarnya Kinza sudah harus masuk dari minggu yang lalu berhubungan karena sakit, jadi Kinza baru di antar sekolah oleh Abi dan Umi pada hari seminggu setelahnya.  Hari pertama masuk sekolah Kinza ditunggu sama Umi sampai Kinza pulang yaitu 10.00. Karena hari pertama Umi khawatir kalau-kalau Kinza butuh apa-apa dan belum menyesuaikan dengan keadaan yang ada di sekolah barunya. Namun ternyata  hari pertama Kinza di sekolah tidak ada masalah, dia sangat antusias sekali untuk berangkat ke sekolah pagi itu.



Namun namanya anak baru masuk sekolah belum tau aturan yang ada disekolahnya, bekal yang ia bawa sudah Kinza makan pada jam di mana belum jam waktunya makan bersama.  Sempat dia merajuk di pukul jam 9 pagi dia minta pulang karena tidak bolehkan dengan ibu guru Kinza merajuk dan bersembunyi di belakang pohon mangga besar di depan sekolahnya.  Awalnya Umi sempat kesal karena kinza tidak mau masuk ke kelas kembali walau sudah dibujuk-bujuk sama Ummi. Namun ternyata setelah ibu guru menyarankan untuk membeli snack di kantin sekolah akhirnya Kinza mau juga masuk ke dalam kelas kembali.



Tepat pukul 9.15 pagi Kinta dan teman-temannya istirahat sejenak untuk bermain-main di luar kelas hingga 9.30 siang. Saya lihat Kinza bermain perosotan dan mau antri dengan teman-teman yang lain sesuai anjuran ibu guru.  Saya pikir Kinza bisa menyesuaikan diri dengan baik karena tidak ada tangis ataupun rewel saat berada di dalam kelas terlihat dari cari foto yang di share oleh ibu guru di grup WA sekolah, Kinza bisa duduk diam dan serius belajar mewarnai sama teman-temannya.



 Sekolah hari ke-2


Hari kedua sekolah Kinza sedikit ada drama karena dia mencari tukang mainan yang ada di depan sekolah biasanya untuk membeli mainan karena kemarin mainan yang dia beli di minta adiknya. Karena pak tukang mainan datang setelah anak-anak pulang sekolah, sementara Kinza mencari saat ia baru masuk sekolah dan hal ini ternyata membuat dia bete. Akhirnya tidak mau masuk ke kelas serta harus nangis dulu karena digendong sama mbak mbak kantin dengan paksa. Umi pikir Kinza akan trauma karena dia dipaksa masuk ke dalam kelas oleh Mbak Mbak kantin dan akhirnya di sambut oleh ibu guru. Ummi takut Kinza gak mau pergi ke sekolah lagi Namun ternyata saat pulang sekolah pukul 9.30 pagi karena Ibu guru akan melakukan rapat, Kinza terlihat sangat senang, seperti gak ada masalah padahal tadi pagi dia nangis teriak teriak hahaa..



Dan akhirnya Ummi memutuskan bahwa esok harinya, Ummi tidak akan mengantar Kinza dan menunggunya sampai Kinza pulang dari sekolah karena ya tahu sendiri karena ada adiknya dan capek juga bengong di sekolahan gak ada yang dikerjain selama 3 jam hehe.


 Sekolah hari ke-3


Benar sekali hari ini adalah hari ketika ke sekolah yang diantar sendiri tanpa Ummi dan adik. Seperti dugaan saya kini sudah bisa dilepas Dan bisa mandiri pergi berangkat ke sekolah tanpa saya temani.  Saya tidak ikut mengantar ke sekolah dan ikut menjemput pukul jam 10 pagi karena harus membeli beberapa peralatan sekolah yang belum Kinza punya seperti kopiah,  buku gambar dan krayon.



Saya pikir Kinza menyukai sekolahnya karena dia bercerita panjang lebar tentang apa saja yang dilakukan ketika di sekolah. Dan karena usianya yang memang sudah 5 tahun saya percaya Kinza bisa menyesuaikan diri dengan cepat dengan lingkungan sekolah dan semoga Kinza juga bisa belajar tentang sosialisasi serta berteman dengan orang lain dengan baik. Mumpung Ummi lagi semangat nulis nih ih cerita ini diabadikan di blog ini supaya Kinza nanti bisa membaca bagaimana dia dulu pertama kali ke sekolah.

Selamat belajar dan semoga kamu menjadi anak yang pintar serta bisa memberi manfaat kepada orang lain ya Kinza.. Ummi Abi Adek sayang Mas Kinza karena Allah.
0

Hari Pertama Masuk Sekolah

MasyaAllah.. seharusnya hari ini Kinza masuk sekolah pertama kalinya. Daftar di TK daerah Cukir Jombang, TK Muslimat namanya. Kinza gak bisa masuk sekolah karena Abi, Umi, Adek semuanya sakit. Kami sakit sekeluarga dan gak bisa merawat diri kalau dirumah kontrakan di Diwek. Ummi juga sakit jadinya kita berempat naik grab sejak hari Jum'at dan sekarang hari senin 15 Juli 2019 kami masih dirumah mbah di desa Wonosalam.



Penyebab kami semua sekeluarga sakit kali ini adalah karena kami serumah makan Es Krim. Sepertinya, es krim tersebut mengandung bakteri yang akhirnya pertama Ummi yang tumbang karena daya tahan tubuh Ummi paling buruk. Kemudian sakitnya disusul adek yang sampe 40° Celcius. Gak turun-turun karena sama Ummi antibiotik dari dokter gak dikasihkan. Pelajaran buat Ummi, tidak semua yang kita anggap buruk itu buruk. Dan setidaknya, jangan menyombong dengan kemampuan yang hanya sedikit saja. Sama sekali jangan sok tau. Karena saya anti bermudah mudah menggunakan antibiotik, makanya antibiotik gak saya minumkan. Padahal pasca adek minum antibiotik itu demam adek akhirnya reda juga.

Setelah adek, Abi dan mas Kinza juga kena demam. Puncaknya ya hari Jum'at itu. Abi gak bisa bawa motor ke rumah mbah di Wonosalam. Akhirnya kami berempat yang sakit ini pulang ke Mbah. Alhamdulillah mbah izin buat ndak kerja hari itu karena mau rawat kita. Makasih nggeh mbah.. maaf kota ngrepotin terus ya mbah..

Menjaga kebersihan makanan


Menjaga kebersihan makanan memang sangat dianjurkan. Tapi dalam kasus ini, kita benar-benar gak tau kalau es krim pemberian tetangga ndak cocok dengan perut kami. Sakit ini membuat Ummi belajar bahwa, ketika kita sehat, sebaiknya bersyukur adalah hal yang selalu dilakukan everyday. Sehat itu mahal harganya dan itu Allah' kasih gratisan ke kita. Semoga dengan sakit kemaren, Allah benar benar menghapus dan nengampuni dosa kami, Aamiin.. insyaallah.
0

Kado Sandal Jepit

Pagi ini Kinza (14/05/2019) merengek buat beli sandal jepit. Akhirnya kami kepasar sama beli ikan dan ayam. Saya dan Abinya menanjikan beli sandal jepit setelah belanja. Karena memang masih pagi sekali, toko toko penjual sandal juga belum buka.

Tapi pas beli jeruk nipis dan mentimun, setelah bayar bayar.. saya dan Abinya kehilangan Kinza. Dia gak ada didekat kami karena merengek terus minta sandal dan gak terima kalau ditunda tunda, maunya Kinza ya beli sandal dulu, baru belanja..

Setelah menyapu sekitar penjual jeruk kesana kemari, muterin disatu tempat deket deket penjual itu, Kinza belum juga kami temukan. Hampir sekitar 3 menit saya menyapu sekitar dengan tatapan meneliti.

'Bu.. tadi liat anak baju oranye medal ngriki ta?" Tanyaku ke penjual yang ada dibawah penjual jeruk.

"Lhoo mbak.. anak sampean ta, kok iso.. ilang ta mbak.. "

Katanya dengan suara keras..

"Ndak tau'e mbak.. ndak salah deleng"

Oh nggeh bu.. matur nuwun kata saya kemudian.

"Makane ta mbak.. anake di jogo.. digandeng, blonjo sayure keri.. anak nomer siji" begitu lanjutnya..

Saat itu, ada banyak mata melihat saya dengan tatapan menyalahkan dan menghakimi..

Saya yang mendengar kata ibu itu berpikir...

"Oh begini ternyata..  rasanya disalahkan, tidak didukung dan dihakimi oleh orang lain yang gak paham permasalahan kita"

Karena Kinza belum ketemu juga, dan Abinya yang bulak balik ke saya setelah keliling datang sendiri, saya mulai gelisah, menyalahkan diri sendiri, dan minta sama Allah agar gak terjadi apa apa.

Kenapa saya gak turutin aja permintaan Kinza beli sandal jepit dulu dan banyak pikiran aneh aneh lainnya sementara Abinya muter nyari Kinza.

"Dek.. dek... Sini.. " kata Abinya berteriak..

"Di motor dia" lanjutnya...

Setengah berlari dengan Zayn dalam gendongan saya hampiri Kinza, saya senang dan sedih.. menangis seketika saat melihat Kinza..

Diamkah saya?.. oh tidak.. Tentu saja saya marah  sekaligus bersyukur.. harus apa dan bagaimana saya menyampaikan perasaan. Kinza melihat saya menangis ikut menangis dan tentu saja masih dengan perasaan dongkolnya dia karena sandal jepit.

"Ummi Nggeyel.. " katanya kemudian sambil menangis.. saya dan dia menangis. Yah.. begitulah drama bersama anak lanang satu ini.

Oh ya.. karena ini ngepostnya udah lewat tanggal, jadinya saya belikan dia sandal jepit di Shopee seharga 30K. Sebagai kado ulang tahunnya yang ke 5, tentu saja saya gak bilang selamat ulang tahun dan ini kadonya haaaaahaaa... Apapun itu nak, semoga kamu menjadi seorang hafidz, selalu haus ilmu, dan gak malas belajar.




0

Drama Sebelum Tidur

Kinza dan adek Zayn belakangan ini tidurnya suka malam, mungkin karena Ummi sama Abi juga malem ngajak ke tempat tidur. Hal yang seru sebelum tidur dua anak ini adalah gak bakalan bisa tidur kalau dicampur jadi satu. Sengantuk gimanapun, kalau tidurnya bareng, Kinza sama Zayn gak bakalan bisa tidur. Sampe Ummi capek ngomong kalau gak usah main dan begojekan.



Zayn yang berusia 19 bulan sekarang udah bisa bilang beberapa kata. Kinza bentar lagi sekolah TK, besok tanggal 18 nanti bakalan umur 5 tahun yay!!



Abi Ummi lagi nyari kontrakan nih di daerah cukir biar deket sama sekolah dan pondok. Ummi juga rencananya mau kuliah lagiii yey haha.. Abi baik lah.. minta ummi sekolah lagi, biar pinteran dikit. Semoga Allah kabulkan yaa.. Aamiin.. InsyaAllah. Di Cukir karena Ummi rencananya mau lanjut sekolah di Unhasy.. Sekarang sih gak ada uangnya, yang penting kan niat dulu kan yaa.. niat dan minat, InsyaAllah uang datang sendiri atas kehendak Allah.

0

copyright © . all rights reserved. designed by Color and Code

grid layout coding by helpblogger.com