Ketika Aku Mulai Sekolah

Hari ini adalah hari ke-3 Kinza masuk sekolah di TK Muslimat Al Husna Cukir Jombang yang berada di Cukir gang 3 Jombang.  Sebenarnya Kinza sudah harus masuk dari minggu yang lalu berhubungan karena sakit, jadi Kinza baru di antar sekolah oleh Abi dan Umi pada hari seminggu setelahnya.  Hari pertama masuk sekolah Kinza ditunggu sama Umi sampai Kinza pulang yaitu 10.00. Karena hari pertama Umi khawatir kalau-kalau Kinza butuh apa-apa dan belum menyesuaikan dengan keadaan yang ada di sekolah barunya. Namun ternyata  hari pertama Kinza di sekolah tidak ada masalah, dia sangat antusias sekali untuk berangkat ke sekolah pagi itu.



Namun namanya anak baru masuk sekolah belum tau aturan yang ada disekolahnya, bekal yang ia bawa sudah Kinza makan pada jam di mana belum jam waktunya makan bersama.  Sempat dia merajuk di pukul jam 9 pagi dia minta pulang karena tidak bolehkan dengan ibu guru Kinza merajuk dan bersembunyi di belakang pohon mangga besar di depan sekolahnya.  Awalnya Umi sempat kesal karena kinza tidak mau masuk ke kelas kembali walau sudah dibujuk-bujuk sama Ummi. Namun ternyata setelah ibu guru menyarankan untuk membeli snack di kantin sekolah akhirnya Kinza mau juga masuk ke dalam kelas kembali.



Tepat pukul 9.15 pagi Kinta dan teman-temannya istirahat sejenak untuk bermain-main di luar kelas hingga 9.30 siang. Saya lihat Kinza bermain perosotan dan mau antri dengan teman-teman yang lain sesuai anjuran ibu guru.  Saya pikir Kinza bisa menyesuaikan diri dengan baik karena tidak ada tangis ataupun rewel saat berada di dalam kelas terlihat dari cari foto yang di share oleh ibu guru di grup WA sekolah, Kinza bisa duduk diam dan serius belajar mewarnai sama teman-temannya.



 Sekolah hari ke-2


Hari kedua sekolah Kinza sedikit ada drama karena dia mencari tukang mainan yang ada di depan sekolah biasanya untuk membeli mainan karena kemarin mainan yang dia beli di minta adiknya. Karena pak tukang mainan datang setelah anak-anak pulang sekolah, sementara Kinza mencari saat ia baru masuk sekolah dan hal ini ternyata membuat dia bete. Akhirnya tidak mau masuk ke kelas serta harus nangis dulu karena digendong sama mbak mbak kantin dengan paksa. Umi pikir Kinza akan trauma karena dia dipaksa masuk ke dalam kelas oleh Mbak Mbak kantin dan akhirnya di sambut oleh ibu guru. Ummi takut Kinza gak mau pergi ke sekolah lagi Namun ternyata saat pulang sekolah pukul 9.30 pagi karena Ibu guru akan melakukan rapat, Kinza terlihat sangat senang, seperti gak ada masalah padahal tadi pagi dia nangis teriak teriak hahaa..



Dan akhirnya Ummi memutuskan bahwa esok harinya, Ummi tidak akan mengantar Kinza dan menunggunya sampai Kinza pulang dari sekolah karena ya tahu sendiri karena ada adiknya dan capek juga bengong di sekolahan gak ada yang dikerjain selama 3 jam hehe.


 Sekolah hari ke-3


Benar sekali hari ini adalah hari ketika ke sekolah yang diantar sendiri tanpa Ummi dan adik. Seperti dugaan saya kini sudah bisa dilepas Dan bisa mandiri pergi berangkat ke sekolah tanpa saya temani.  Saya tidak ikut mengantar ke sekolah dan ikut menjemput pukul jam 10 pagi karena harus membeli beberapa peralatan sekolah yang belum Kinza punya seperti kopiah,  buku gambar dan krayon.



Saya pikir Kinza menyukai sekolahnya karena dia bercerita panjang lebar tentang apa saja yang dilakukan ketika di sekolah. Dan karena usianya yang memang sudah 5 tahun saya percaya Kinza bisa menyesuaikan diri dengan cepat dengan lingkungan sekolah dan semoga Kinza juga bisa belajar tentang sosialisasi serta berteman dengan orang lain dengan baik. Mumpung Ummi lagi semangat nulis nih ih cerita ini diabadikan di blog ini supaya Kinza nanti bisa membaca bagaimana dia dulu pertama kali ke sekolah.

Selamat belajar dan semoga kamu menjadi anak yang pintar serta bisa memberi manfaat kepada orang lain ya Kinza.. Ummi Abi Adek sayang Mas Kinza karena Allah.

No comments:

Post a Comment

copyright © . all rights reserved. designed by Color and Code

grid layout coding by helpblogger.com