Puasa Pertama Kinza hari ke-5


Hai ketemu lagi dengan Kinza, Bagaimana puasa kalian? Hari ini adalah hari kelima kita menjalani ibadah puasa Romadhon Mas kinza pinter banget puasanya. meski ada drama di hari pertama Karena Mas kita baru tahu apa itu puasa yang akhirnya Mas kerja Hanya bisa bertahan sampai jam 3 sore saja. namun di hari-hari berikutnya pas kita sudah puasa hingga magrib ikut berbuka Bersama Abi dan Umi.


Muka sahur Mas Kinza, makan sama oseng jagung dan daging
Drama saat puasa

Setelah drama hari pertama tentang es krim, di hari kedua puasa Kinza masih ngerengek dengan drama makan Jelly yang dibikin di malam hari pertama. Di hari ketiga kita masih merengek dengan drama susu coklat sejak pagi tapi akhirnya berhasil juga melewati puasa hingga magrib tiba. Di hari ke-4 Kinza tidak merengek sedikitpun karena tidak ada makanan di kulkas dan tidak menyimpan apapun di rumah. Dan malah kinza terlihat seperti tidak puasa dia semangat sekali dan bilang kepada Ummi:

" Ummi kok rasanya Kinza nggak kayak puasa ya..."

Abi Ummi senang sekali Mas Kinza mau belajar berpuasa Alhamdulillah hari ini adalah hari kelima nya, semoga Mas Kinza berhasil melewati puasanya ya..
0

Marhaban Yaa Ramadhan, Puasa Pertama Kinza

Hari ini, 24 April 2020 Kinza untuk pertama kalinya ikut sahur dan niat untuk berpuasa ramadhan, semoga Allah mudahkan untuk Kinza agar tetap kuat dan sabar menjalani puasa ramadhan kali ini.


Kegiatan Kinza hari pertama puasa

Bangun sahur, selesai sahur gak mau tidur lagi, mainan lego kemudian nonton kartun Bing Bunny dan mainan air. Mau bantuin nyuci piringnya Ummi tapi gak bisa karena besar-besar haha. Abis itu mandi tentu aja sama mainan air sebentar.

Jam 08.00

Kinza udah mulai minta minum, Ummi kembali mengingatkan kalau Kinza hari ini sedang berpuasa. Akhirya Kinza ngerti. Ummi ambilin maem untuk adek Zayn yang baru bangun, Mas Kinza nggak kepengen. Ummi janji mau beliin robot baru kalau puasanya selesai 30 hari. Abis itu mas Kinza mainan Lego, bikin Robot Giga 7 dari lego.

Jam 08.30

Minta minum lagi, buka kulkas liat es krim yang dibeli tadi malam, mau es krim. Ummi mengingatkan lagi, kalau hari ini sedang berpuasa.

Jam 12.00

Kinza mulai meregek minta makan dan minum karena haus. Kinza bilang perutnya mules dan mau muntah. Sampai setengah satu akhirnya Kinza mau tidur bareng Abi, sampai jam 03.00

Jam 03.00

Kinza bangun tidur dan masih merengek pengen minum karena tidak kuat. Baiklah.. karena ini puasa pertamanya di usia yang hampir 6 tahun, kami mengizinkan Kinza untuk berbuka. Abi Ummi gak ingin Kinza jadi benci dengan puasa karena melakukannya dengan rasa sakit hati. Alhamdulillah.. Kinza sudah berusaha, besok dicoba lagi ya Nak...
0

Cara Saya Menjauhkan Anak dari Gadget (hp)

Hp atau tablet yang yang ditawarkan dengan harga sangat terjangkau kini begitu mudah kita temukan dan beli dimana saja. Tak hanya di kota-kota besar, sekarang di kampung-kampung juga sudah mulai banyak di buka gerai atau counter hp yang menjual berbagai macam hp Android dengan harga ramah kantong.

Tak mengherankan apabila kondisi tersebut membuat hp menjadi konsumsi utama para orang tua (ibu/bapak ). Baik itu sekedar untuk komunikasi, sebagai hiburan, atau untuk memperlancar pekerjaan.



Kebiasaan orang tua memegang hp membuat anak-anak pun tertarik. Sesekali mereka ingin mencoba. Lama-lama jadi semakin sering. Sering diberi dan menggunakan, membuat anak jadi kecanduan. Pasalnya, hp Android menawarkan banyak sekali hiburan menarik berupa game, streaming video di YouTube, hingga hiburan-hiburan kekinian seperti aplikasi Tik Tok.

Terbiasa diberi hp, membuat anak-anak jadi kecanduan. Tidak sedikit diantara mereka yang merengek-rengek setiap kali bosan dengan mainannya atau ketika tidak ada kerjaan di rumah.

Malangnya. Ketika diberi hp anak-anak yang tadinya aktif bermain jadi super anteng. Mereka diam tak bergerak, bahkan bersurapun sangat jarang karena sedang konsentrasi dengan hp. Tak hanya itu, anak yang tadinya susah diberitahu atau enggan menuruti setiap perintah, tiba-tiba jadi anak manis yang manut bak sapi dicocok hidungnya. Aih...

Kalo sudah begini, ibu mana yang tidak bakalan merasa senang. Bak dapat durian runtuh saja layaknya. Pekerjaan rumah pun jadi bisa cepat beres tanpa gangguan. Anak aman tanpa harus dijaga dan diawasi setiap saat. Dan makin banyak waktu buat "me time."

Tapi. Dibalik itu. Ada "bom waktu" yang kerap tidak kita sadari. Atau memang, kita pura-pura tidak tahu.

Ya... Karena rebutan gadget, tidak jarang kita (para orangtua) terpaksa harus marah-marah atau bertengkar dengan anak, karena gadget anak-anak sering merengek dan menangis meraung-raung, karena gadget pula anak-anak kerap malas belajar, tidak menjawab saat dipanggil, tidak memberikan perhatian saat diajak berbicara. Yang lebih parah, mata mereka jadi mudah rabun, bahkan sebelum mereka duduk di bangku SMP.

Curhatan di atas adalah pengalaman saya sebagai orang tua, yang hingga saat ini masih terus saya sesali. Karena, setiap kali anak rewel atau setiap kali saya membutuhkan sedikit ruang dan waktu untuk mengerjakan pekerjaan rumah tangga, saya kerap memberikan anak gadget untuk menenangkannya atau untuk membuatnya diam tak bergerak, hanya agar saya bisa bekerja lebih cepat dan lebih tenang.

Tapi sejak menyadari dampak dan kerugian apabila anak-anak kecanduan hp, saya berusaha keras untuk menjauhkan Kinza dari hp.

Cara Saya Menjauhkan Anak Dari Gadget


Dari sekian banyak cara yang saya coba, saya berusaha untuk konsisten menerapkan empat metode yang saya rasa paling ampuh untuk menjauhkan Kinza dari hp.

1. Cara pertama, menyimbukkannya dengan mainan


Kinza, bukanlah tipe anak yang bisa care dengan mainannya. Hampir semua mainan yang saya belikan, mulai dari yang murah dan ringkih hingga yang mahal dan cukup kokoh, berakhir di save box dalam keadaan rusak atau terkoyak.

Sebagai orang tua, saya tetap memaklumi cara ia memainkan berbagai mainannya, meskipun kadang terkesan cukup ekstrem dan membuat saya sering mengelus dada, karena nggak sabaran melihatnya membanting mainan, menabrak-nabrakkanya, ataupun mencucinya di kamar mandi. Padahal, mainan tersebut punya mesin yang harus dihindarkan dari air.

Meski demikian, saya merasa mainan-mainan tersebut tetap memiliki banyak manfaat. Terutama, untuk melatih imajinasi anak, meningkatkan kemampuannya dalam berpikir dan bersosialisasi, serta kemampuannya dalam menyelesaikan masalah.

Karena gaya main Kinza yang lumayan ekstrem, saya pun berusaha untuk mencari mainan-mainan yang lumayan kokoh dan memiliki nilai edukasi. Untuk melatih kecerdasan misalnya, saya sengaja membelikan anak mainan lego serta rubik.

Meski demikian, saya juga tetap membelikan Kinza mainan-mainan yang menjadi hobinya. Seperti robot transformer atau mobil-mobilan. Hanya saja, tidak lagi membelikannya mobil-mobilan yang dilengkapi dengan remote, saya sengaja membelikannya mobil-mobilan yang bisa dibongkar pasang dan dilengkapi dengan obeng obengan.

Meskipun, mainan tersebut juga pada akhirnya akan rusak dan berakhir di box penyimpanan hanya dalam hitungan hari.

2. Mengajaknya bermain dan melibatkannya dalam setiap pekerjaan yang saya lakukan


Cara ini meskipun kerap kali membuat saya merasa sedikit agak terganggu. Karena terpaksa harus menyelesaikan pekerjaan lebih lambat atau harus memberikan perhatian kepada anak saat membantu, namun saya rasa cara ini cukup efektif untuk menjauhkannya dari gadget.

Pada awalnya, saya memang sering merasa keberatan ketika anak kerap ingin melibatkan diri dalam setiap pekerjaan yang saya lakukan. Karena, dalam melakukan berbagai pekerjaan, kita selalu ingin pekerjaan tersebut bisa selesai dengan cepat dan tanpa gangguan.

Tapi setelah saya pikir-pikir, banyak sekali pekerjaan rumah tangga yang sebenarnya aman dan bisa dilakukan oleh anak-anak. Meskipun, hasilnya tentu saja tidak semaksimal apabila kita kerjakan sendiri.

Meski demikian, anak-anak akan mendapatkan banyak sekali pelajaran, khususnya belajar bagaimana caranya melakukan berbagai pekerjaan rumah seperti menyapu lantai, mengepel, mencuci pakaian, mencuci piring, dan bahkan kadang-kadang Kinza juga sangat antusias ingin terlibat setiap kali saya membuat cemilan.

3. Menerapkan peraturan yang konsisten


Di keluarga kami, kami sudah berusaha menerapkan beberapa peraturan untuk menjauhkan anak dari gadget. Diantaranya adalah, anak hanya boleh bermain gadget pada hari Ahad atau hari Minggu. Selain hari tersebut, Kinza tidak saya perkenankan bermain hp.

Alhamdulillah, saat ini peraturan tersebut sudah berjalan cukup lancar dan secara sendirinya, Kinza memahami peraturan tersebut dan menjalankannya dengan sukarela.

Meskipun, pada awal-awal ketika kami menerapkan peraturan ini, selalu terjadi gontok-gontokan antara saya dan Kinza yang kadang membuatnya jadi uring-uringan dan bad mood.

Tapi setelah sekian lama, setelah ia menyadari bahwa marah-marah atau menangis tidak lagi membuatnya bisa mendapatkan apa yang ia inginkan, ia pun akhirnya berdamai dengan situasi dan kondisi tersebut.

Selain peraturan ini, kami juga menerapkan peraturan lain yaitu, Kinza hanya boleh menggunakan hp milik Abinya pada hari Ahad, bukan hp saya yang kebetulan aktif saya gunakan untuk bekerja.

Cara ini, sangat efektif untuk mengamankan hp atau gadget yang memang secara khusus kita gunakan untuk bekerja. Sehingga, pekerjaan tidak akan terganggu oleh kegiatan anak sekalipun itu di hari Minggu.

4. Televisi adalah pengalih perhatian yang cukup efektif


Sejak menikah, saya maupun suami sepakat untuk tidak membeli televisi. Karena kami percaya, meskipun ada banyak manfaat yang bisa kita peroleh dari menonton TV, tapi sayangnya pengaruh acara-acara di TV bagi mental anak sangatlah dahsyat.

Setelah bertahan sekian tahun, kami akhirnya membeli sebuah televisi dengan beberapa pertimbangan. Berikut adalah beberapa alasan dan tujuan kami membeli sebuah televisi.

a. Untuk menjauhkan anak dari hp


Ide membeli TV kami dapatkan sebelum kami menerapkan peraturan main hp hanya boleh di hari Ahad. Karena setiap kali anak menggunakan hp, jarak pandang antara mata dengan hp tidak pernah mencapai 30 cm apalagi lebih.

Bahkan untuk mencapai 20 cm saja rasanya hampir mustahil. Karena itulah, kami memutuskan untuk membeli sebuah televisi berukuran 32 inci yang dapat ditonton dari jarak jauh. Sedekat-dekatnya Kinza menonton TV, biasanya dia berdiri di jarak 1 s/d 1,5 meter.

Ketika ia berdiri di jarak 1 meter dari TV, kami kerap memintanya untuk menonton dari jarak yang lebih jauh. Karena sering ditegur, sekarang Kinza sudah terbiasa nonton dari tempat yang agak jauh.

b. Kami bisa mengontrol apa yang anak tonton


Meskipun membeli sebuah televisi, namun TV yang kami gunakan tidak sepenuhnya berfungsi sebagai TV seperti umumnya yang menyiarkan channel-channel lokal. Melainkan, kami sengaja membeli Android TV (Box) yang dapat terkoneksi ke internet. Sehingga kami dapat menjadikan YouTube sebagai sumber hiburan utama di samping beberapa jenis game yang hanya dapat dimainkan dengan menggunakan remote control.

Kami memang sengaja tidak memasangkan antena televisi, karena kami rasa iklan maupun acara-acara di TV kurang layak ditonton oleh anak-anak.

Dengan bantuan TV Android yang kami hubungkan ke Wi-Fi di rumah, anak-anak bisa menikmati berbagai konten di YouTube, khususnya kartun lokal maupun luar negeri.

Apapun yang mereka tonton, kami bisa mendengarnya dengan jelas dari dapur atau dari kamar. Sehingga, saat anak menonton hal-hal yang kami anggap kurang pantas bagi mereka, kami bisa langsung memintanya untuk mengganti tontonan.

Cara ini, bisa bunda coba jika anak-anak sudah kecanduan hp dan sering menggunakannya hanya untuk menonton video di YouTube. Selain bermanfaat untuk memperlebat jarak pandang anak dari hp, cara ini juga efektif untuk mengontrol apa saja yang mereka tonton di YouTube.
0

Pandemi Corona - Kinza Belajar di Rumah 2 Minggu

Karena sekarang dunia sedang ribut dengan virus corona, kegiatan pergi ke sekolah diliburkan oleh pemerintah selama 2 minggu. Awalnya Ummi  enggak khawatir saat corona masih di China, khawatir dalam arti virus tersebut bisa sampe ke Indonesia, namun belakangan di Indonesia sudah sangat banyak kasus pasien dengan Corona, terakhir Ummi lihat ada 225 pasien yang terinfeksi.



Dirumah, Mas Kinza dari pagi main sama adek Zayn, dari main lego, robot sampe berantakin mainan di seluruh ruangan. Abi sendiri sementara waktu tidak sholat di Masjid. Oh ya.. setiap malam mas Kinza selalu minta diceritakan sama Ummi, dari semut dan tikus samppe panda dan dinosaurus. Karena Ummi belum banyak bahan cerita, paling Ummi hanya menambahkan pelajaran akhlak dan adab juga tentang persahabatan.

Ummi kira mas Kinza bakalan lupa saat bangun dipagi hari, ternyata ingatan mas Kinza sangat baik. Ummi pengen mas Kinza belajar menghafal Al-Qur'an dan menjadi seorang hafidz, Aamiin ya Allah. Selama liburan sekolah, Mas Kinza nggak kerumah Mbah ya.. Mbah Mul aja yang mau datang tanggal 23 besok dibatalkan tiketnya karena waspada corona. Mas Kinza sebenarnya sangat sedih Mbah gak jadi datang, tapi demi mentaati pemerintah dan menjaga diri dari hal-hal yang tidak dinginkan.



Untuk belajar, mas Kinza masih semangat seperti biasanya. Sehabis magrib, mas mengaji saat ini masih juz 1, kemudian dilanjut dengan membaca Juz 'Amma yang Ummi belikan, dan menulis. Jadi liburan atau tidak liburan, mas Kinza selalu semangat belajar.. Ya.. adalah drama di beberapa waktu, namanya juga anak-anak kan :D.


0

Dongeng Sebelum Tidur - Permintaan Maaf

Dongeng sebelum tidur ini saya bacakan sudah 2 malam lamanya. Beberapa hari terakhir, Ummi belajar sabarnya pake banget. Gak gampang marah dan menyempatkan diri untuk memeluk mas Kinza, kalau adek Zayn sih masih tiap hari dipelukin sama Ummi terutama pas tidur, Zayn masih seneng bubuk ditangan Ummi sampen tangan Ummi sakit karena peredaran darah nggak lancar. Dan mereka berdua, seneng banget bisa mendengar cerita karangan Ummi saat mau tidur.

 

Oh ya... Ceritanya tentang ucapan terimakasih dan meminta maaf. Selain itu Ummi juga menyelipkan pelajaran tentang kebersamaan dan baik kepada sesama. Mungkin nanti Ummi akan membuat konsep untuk cerita yang lain. Kan Abi sama Ummi penulis, masak nggak bisa ngarang cerita sih, InsyaAllah bisa ya... Dan inilah dongeng Kinza dan Zayn. Carita anak tentang Kepiting dan Semut

Kepito-Pito dan Semancil

Pada suatu hari, Kepito-Pito si Kepiting dan Semancil si Semut bertemu. Mereka janjian mau main bersama di pinggir sungai. Dekat dengan rumah Kepito-Pito.

Saat mereka bermain-main, si kepito-pito tidak sengaja menginjak kaki Semancil. Kemudian Kepito-Pito minta maaf kepada Semancil.

Semancil maaf ya.. aku tidak sengaja menginjak kakimu, begitulah kata Kepito-Pito. Dengan legawa Semancil langsung memaagkan sahabatnya itu.

Tidak masalah Kepito-Pito.. kan kamu tidak sengaja menginjak kakiku.

Begitulah akhir dari cerita anak ala Ummi malam kemaren. Sampai pagi... Kinza masih inget banget nama nama karakter anak yang Ummi ceritakan.

Ummi pengen ngasih kesan bahagia kepada mereka. Bahwa menyenangkan jika ada Abi dan Ummi berada disamping mereka. Belajar adab sejak dini memang harus dilakukan. Karena sebelum Ilmu pun, adab haruslah ada terlebih dahulu.

Keterangan fotonya itu adek sama mas main gelembung abis pulang dari car free day Jombang Februari 2020.
0

Jombang Car Free Day yang Semakin Semarak

Jombang, kabupaten di Jawa Timur yang dikenal sebagai ‘Kota Santri’ ini sudah beberapa tahun menggelar Car Free Day di Jl Wahid Hasyim. Dimulai dari menara Ringin Contong hingga dekat jomplangan (rel kereta api di sebelah timur).

Car Free Day Jombang 2020
Jombang Car Free Day 2020

Jadwal Car Free Day yang bisa diartikan bebas kendaraan bermotor, selalu diadakan setiap hari Minggu mulai pukul 5.30 sampai dengan pukul 8.30 WIB.

Jadi, buat kamu yang penasaran dengan jam berapa Jombang Car Free Day diadakan dan setiap hari apa, serta dimana lokasinya? Keterangan saya di atas rasanya sudah cukup menjawab pertanyaanmu.

Jombang Car Free Day


Acara bebas kendaraan bermotor roda dua dan roda empat yang diadakan oleh pemerintah Jombang ini tentu saja merupakan ide yang sangat bagus terutama untuk mengurangi polusi. Acara ini juga bisa dimanfaatkan untuk mengkampanyekan hal-hal positif seperti “Stop Narkoba.” Serta sebagai tempat berkumpul dan berekspresi untuk masyarakat setempat.

Di hari Minggu kemarin, tepatnya tanggal 23 Februari 2020 Kinza akhirnya berkesempatan buat pergi ke Jombang Car Free Day untuk pertama kalinya. Meskipun berangkat agak sedikit terlambat, namun itu tidak mengurangi rasa antusias Kinza dan Zayn serta Umi dan Abi.

Wisata Keluarga
Kinza, Zayn, Umi, dan Abi

Setibanya di tempat acara bebas kendaraan bermotor, suasananya sudah cukup ramai dan dipenuhi oleh masyarakat Jombang. Ada yang datang untuk berolahraga (jalan kaki), ada yang datang untuk menikmati kuliner, dan ada juga yang sengaja datang untuk berwisata.

Jalan Wahid Hasyim yang digunakan sebagai pusat acara Jombang Car Free Day tampak (jelas) tidak cukup untuk menampung antusiasme masyarakat Jombang yang ingin mengikuti acara ini.

Tidak sulit untuk menebak bahwa setiap hari Minggu, tempat ini pasti penuh sesak oleh pengunjung. Ketika Kinza datang ke acara ini. Bahkan, saking ramainya pengunjung, kami lumayan kesulitan untuk mencari tempat bermain.

Kebon Rojo adalah salah satu tempat wisata atau rekreasi yang ingin kami tuju di area Car Free Day. Pasalnya, di sana terdapat aneka wahana permainan gratis yang sebagian besar dibuat untuk menunjang aktivitas olahraga untuk remaja maupun orang dewasa, meskipun bisa juga digunakan oleh anak-anak tentu dengan bantuan dan pengawasan orang tua.

Karena acara bebas kendaraan bermotor ini banyak sekali diikuti oleh anak-anak, maka tidak mengherankan apabila wahana permainan yang ada di sana (Kebon Rojo), baik yang gratis maupun yang berbayar semuanya terpakai, bahkan hingga banyak juga yang mengantri.

Karena terlalu ramai, kami memutuskan untuk mencari wahana permainan di alun-alun Jombang saja. Lokasi alun-alun Jombang dengan jalan Wahid Hasyim sangatlah dekat. Sehingga kita bisa ke sana dalam waktu singkat.

Akan tetapi, tumpah ruah masyarakat yang ada di jalan membuat kami tetap saja kesulitan untuk mencapai alun-alun dalam waktu singkat, meskipun lokasinya sangat dekat.

Di sana, Kinza tertarik untuk mencoba beberapa wahana permainan yang memang selalu ada setiap hari, terutama menjelang sore hingga malam hari.

Khusus untuk pagi dan siang hari, wahana permainan di alun-alun biasanya hanya ada di akhir pekan saja. Sedangkan pada hari-hari biasa, mulai dari hari Senin sampai dengan hari Sabtu permainan di tempat ini hanya ada di sore dan malam hari.

Di sana, Kinza tertarik untuk main lompat-lompatan di rumah balon dan membeli gelembung sabun. Setelah puas bermain, kami langsung pulang ke rumah.

Setibanya di rumah, kami langsung mencoba gelembung sabun yang kami beli dengan harga Rp5.000. Sangat menyenangkan bermain gelembung sabun dengan Zayn serta Umi dan Abi.

Main Gelembung Sabun
Main Gelembung Sabun

Kami bermain hingga sabun tersebut habis. Bahkan, mata Kinza sempat terasa sangat perih karena terkena sabun. Tapi tidak menyurutkan rasa antusias dan kesenangan yang kami rasakan.

Kembali kita ngomongin soal Car Free Day di Jombang. Ada banyak kesan yang saya dapatkan ketika berwisata ke tempat ini. Mulai dari masyarakat yang ramai, pedagang kaki lima yang menjajakan makanan hingga mainan, serta banyak juga yang memanfaatkannya untuk mempromosikan berbagai produk berupa jasa maupun barang.

Sayangnya, acara yang sangat meriah ini tidak diikuti oleh kesadaran masyarakat akan arti Jombang Car Free Day yang bebas kendaraan bermotor roda dua maupun roda empat.

Terbukti, setibanya kami disana, ketika acara masih berlangsung, banyak kendaraan roda dua maupun roda empat yang melintas di Jalan Wahid Hasyim yang sejatinya digunakan sebagai pusat menggelar acara.

Selain itu, kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat juga membuat acara bebas kendaraan bermotor di Jombang ini jadi agak sedikit ternoda.

Terlepas dari berbagai kekurangan tersebut, tentu saja banyak sisi positif yang bisa kita rasakan dengan keberadaan acara ini, terutama bagi kami masyarakat Jombang.

Di sini, masyarakat bisa berwisata atau mengajak serta keluarga untuk menikmati keramaian dan berbagai hal terutama kuliner serta kegiatan berolahraga (jalan-jalan).

Yang membuat kita patut berbangga hati, acara ini juga tentu memiliki efek positif terhadap udara yang ada di kota. Karena semakin sedikit jumlah kendaraan yang dipakai atau dihidupkan, maka polusi pun akan berkurang.

Nah, bagi teman-teman yang penasaran dan ingin ikut serta meramaikan acara Car Free Day Jombang, teman-teman bisa mencatat tempat, tanggal, dan waktunya. Seperti yang telah saya infokan di atas, acara bebas kendaraan bermotor ini rutin digelar setiap hari Minggu pagi mulai pukul 6.30 hingga 8.30 WIB di Jalan Wahid Hasyim.
0

Ketika KinZayn diam

Berdua ini kebiasaan ruamenya minta ampun, saling teriak satu sama lain, nangis satu sama lain dan kadang lempar lemparan pake mobil mainannya. Bukan cuma itu, barusan mereka nyebur ke kubangan air depan rumah sampe bajunya yang tadinya putih, udah berubah warna tanah, udah biasa..



Begitu diem bentar, rumah sepi dan gak ada teriakan... Emaknya bingung, curiga, ngapain mereka? Nggak biasa! Ya.. kadang nemu minyak telon buat cuci tangan, kadang tumpahin sabun ke bak mandi, kadang yaaa... Sekedar bantuin bikin mural ditembok lah... Atau palingan buangin air ke lantai atau karpet. Itu dah diem dah. Atau main kayak yang digambar ini 🤣

Kata banyak orang dan menurut penelitian, anak anak yang aktif dan banyak tingkah adalah anak yang bahagia dan cerdas. Dan itu, saya sadar... Mereka benar. Semoga kita tetap sabar membersamai mereka anak anak super dengan penuh kesabaran dan kasih sayang.
0

Aku Pandai Bercerita

Alhamdulillah.. Kinza sudah satu minggu pergi kesekolah, dan besok adalah hari libur yey! Setiap hari Kinza bercerita banyak tentang kegiatannya disekolah. Mulai dari makan bersama temannya yang kalau ditanyain enggak berbagi karena katanya gak boleh sama gurunya haha.. lucu sih, percaya gak percaya kalau gak boleh berbagi makanan itu hehe.


Foto masa Kecil Kinza nggak nyambung sama artikel hhaaaa

Belajar mengaji


Kinza juga cerita kalau disekolah dia belajar mengaji sama ibu guru, ya.. iqro' 1. Ummi rasanya kepengen ketawa geli, lucu anak-anak belajar ngaji haha. Meskipun Alhamdulillah Kinza udah Iqro' 6 sekarang, tapi kayaknya Kinza menikmati belajar iqro satu. Katanya... temenku gak bisa ini Mi hehehe..

Menulis huruf A dan angka 1


Dia dapat bintang 4 dari ibu guru, senengnya belajar menulis angka dan huruf. Sampai rumah Kinza tetep exited banget buat belajar terutama mewarnai buku yang dibeli di Bis waktu ke Surabaya kerumah Bibi Isna buat ketemu sama Mbah disana. Robocar poli gambarnya.

Oh ya.. Kinza juga suka menggunting dan mulai mengenal bentuk-bentuk yang didapatkan dari sekolah. Buku gambarnya masih di kumpulkan sama ibu guru. Dia seneng nempel-nempel bikin orang katanya.. Besok beli lem kertas ya Nak..

Alhamdulillah. Ummi seneng mas Kinza bisa suka belajar di sekolah dan belajar bersosialisasi. Ummi Abi berharap mas Kinza bisa jadi anak yang ngerti, pinter dan haus akan ilmu sampai nanti tua. InsyaAllah.. Allah akan ngasih rezeki untuk menuntut ilmu.
0

Kegiatan Sekolah Kinza

Hari ini adalah hari Jumat di mana Mas kisah pergi ke sekolah dengan menggunakan baju seragam olahraga. seperti biasanya kita selalu bercerita banyak hal tentang apa yang dia lakukan di sekolah.  tapi karena sejak tidak tidur selama   3 minggu bersekolah kita selalu bersemangat Saat bangun pagi iya ya ingin cepat-cepat pergi ke sekolah. pertama saya senang karena anak saya ya tidak malas-malasan ataupun trauma untuk pergi ke sekolah yang kedua hal-hal penting yang melatih kemandirian nya seperti menyiapkan segala keperluan sekolahnya sendiri adalah salah satu cara saya mendidik dia agar Mandiri setelah nanti ia beranjak dewasa.



 saat saat ini menemui banyak sekali orang tua yang melayani anaknya pertama menyiapkan kebutuhan sekolahnya karena alasan an-nashihah tapi Princess saya adalah membiarkan mereka melakukan hal-hal yang sudah mereka bisa lakukan sendiri.  selain rasa tanggung jawab yang  harus dimiliki dengan sekolahnya.

 dan Alhamdulillah sejauh ini kita bisa mengerti apa yang dimaksudkan.

 kegiatan kita sehari-hari di sekolah

 kegiatannya hanya kegiatan ringan seperti menggambar, mawar, menempel membuat bentuk-bentuk serta menulis huruf dan  alfabet.  kemajuan dari ginjal adalah awal-awal sekolah ia selalu meminta mainan yang berada di depan sekolah sambil merajuk.  namun belakangan  Saya meyakinkan kita bahwa ke sekolah bukanlah untuk membeli mainan dan merajuk melainkan untuk mencari ilmu.

 eh ternyata lagu yang mencari ilmu sampai dapat itu loh. jadi saya untuk bukan mencari mainan sampai nangis ya nak. dan kata sekolah sesampainya di rumah saya selalu bertanya apakah tadi masih merajuk untuk membeli mainan di sekolah dan nabinya pun bilang tidak Alhamdulillah akhirnya kita benar-benar akan mencari ilmu sampai dapat bukan mencari mainan sampai nangis.

(Draft yang telat di post heheheh)
0

Kinza dan Segala Kepandaiannya

Sebagai Umminya, sejujurnyaaaa... saya sangat bangga dengan Kinza yang memiliki banyak kelebihan yang mungkin tidak dimiliki oleh orang lain. Kinza anak yang semangat sekali menuntut ilmu dan belajar. Apalagi kalau sudah dijanjikan sesuatu, semangatnya MasyaAllah... menggebu-gebu banget.

Hari-hari biasa, Kinza selalu melakukan aktifitas-aktifitas yang Alhamdulillah baik. Seperti gosok gigi sebelum tidur seperti Belajar mengaji, Sesuatu yang ia sukai sampai tentu saja yang mewarnai segala macam buku yang belum diwarnai.

Jika sebagian orang tua beranggapan bahwa belajar tidak perlu dipaksakan kepada mereka atau anak mereka yang sekiranya tidak mau melakukannya. karena dianggap masih kecil maka belajar mengajar bukanlah hal yang penting termasuk belajar membaca serta belajar membaca iqro. namun bagi saya,   belajar dimulai sedini mungkin harus dipaksakan dan tidak selalu menuruti keinginan anak apalagi mereka yang tidak mau belajar atau bermalas-malasan.  dari pembiasaan ini mereka akan mengerti pentingnya belajar.  dan bersyukur disaat misalnya dia sudah ngantuk berat tapi belum mengaji dan kami memutuskan untuk menyuruhnya tidur saja tapi kita malah minta ngaji sampai nangis-nangis. ya lucu aja sih, bukan mainan bukan makanan tapi belajar mengaji begitupun dengan membaca dan gosok gigi.

Tulisan Kinza sendiri, di dikte sama Abi

Saya mau melalui beberapa orangtua yang berpikir bahwa belajar membaca dan berhitung tidak harus dilakukan saat anak berusia sedini mungkin. saya katakan kepada mereka bahwa memang anak Setiap anak memiliki karakter yang berbeda-beda dan hanya orang tuanya lah yang mengerti soal itu. setiap rumah tangga memiliki prioritas yang berbeda untuk anak-anak mereka dan kita harus menghargai itu. jangan sampai kita membanding bandingkan anak kita dengan anak orang lain yang akan justru membuat kita dianggap sombong atau anggapan anggapan buruk lainnya.

Banyak orang tua yang yang lebih mementingkan apa yang anak-anak TK pakai daripada apa yang anak-anak mereka baca. meskipun saya bukan orang yang selalu memberikan dukungan untuk anak setiap saat karena keterbatasan keterbatasan budget. Tapi saya selalu berusaha mengutamakan dari pada pakaian.

Karena saya tidak takut Anda saya pergi dengan pakaian yang jelek, Tapi saya lebih takut anak saya pergi kemanapun tanpa ilmu pengetahuan yang cukup. Apakah saya bisa dibilang sedikit bijaksana hehehe.

Beda Kinza dan Zayn

anak kedua saya saya cenderung memiliki otak yang lebih keras daripada kakaknya meskipun kita suka berlari kesana kemari dan berteriak-teriak namun jika dia sudah diberitahu sedikit lebih keras dia akan menurut. mungkin masih belum terlihat karena masih berumur 2 tahun dan semoga nanti dia juga seperti kakaknya yang haus akan ilmu dan selalu ingin belajar. hingga saat ini masih berada di Iqro 6 kalau sudah macet belajar karena tidak senang dan merasa terbebani dia akan membaca Iqro nya apalagi sekarang dia mulai belajar tajwid dan sampai di ikhfa Hakiki Sepertinya dia masih kesulitan Bagaimana cara membaca huruf ikhfa yang benar yaitu dengan cara samar-samar dan dengan. parahnya insha susah kali disuruh tidur siang ada saja yang dikerjakan Padahal kalau sudah tiba tidur dan dan merebahkan badannya di Atas Bantal sangat sekali dia tertidur maunya main aja.


0

Hari Ahad, Kok Gak Sekolah?

Hari Ahad atau hari minggu ini jadi minggu pertama buat Kinza gak masuk sekolah. Katanya..

Ummi.. kok aku gak sekolah, Kinza mau sekolah..

Ummi bilang ini hari libur nak, gak sekolah. Hari minggu..

Terus kapan Kinza sekolahnya...

Besok nak, hari senin kata Ummi kemudian.



Lucu aja sih dia minta sekolah terus hahaa.. Abi bilang kalo hari minggu itu waktunya main dirumah sama Abi Ummi.. main sama temen temen dirumah.

Akhirnya hari minggu ini Kinza menggambar. Terus pas gambar Kinza bilang sama Ummi..

Ummi.. kata ibu guru kalau bawa nasi sama ayam sendoknya yang besar..

Hahaha.. jadi ceritanya kemaren Ummi muter nyari sendok kecil tapi gak ketemu. Akhirnya hari Sabtu itu Kinza bawa makan sama sendok bayi milik adek hahah...

Nggeh kata Ummi ke Mas Kinza..
0

Ketika Aku Mulai Sekolah

Hari ini adalah hari ke-3 Kinza masuk sekolah di TK Muslimat Al Husna Cukir Jombang yang berada di Cukir gang 3 Jombang.  Sebenarnya Kinza sudah harus masuk dari minggu yang lalu berhubungan karena sakit, jadi Kinza baru di antar sekolah oleh Abi dan Umi pada hari seminggu setelahnya.  Hari pertama masuk sekolah Kinza ditunggu sama Umi sampai Kinza pulang yaitu 10.00. Karena hari pertama Umi khawatir kalau-kalau Kinza butuh apa-apa dan belum menyesuaikan dengan keadaan yang ada di sekolah barunya. Namun ternyata  hari pertama Kinza di sekolah tidak ada masalah, dia sangat antusias sekali untuk berangkat ke sekolah pagi itu.



Namun namanya anak baru masuk sekolah belum tau aturan yang ada disekolahnya, bekal yang ia bawa sudah Kinza makan pada jam di mana belum jam waktunya makan bersama.  Sempat dia merajuk di pukul jam 9 pagi dia minta pulang karena tidak bolehkan dengan ibu guru Kinza merajuk dan bersembunyi di belakang pohon mangga besar di depan sekolahnya.  Awalnya Umi sempat kesal karena kinza tidak mau masuk ke kelas kembali walau sudah dibujuk-bujuk sama Ummi. Namun ternyata setelah ibu guru menyarankan untuk membeli snack di kantin sekolah akhirnya Kinza mau juga masuk ke dalam kelas kembali.



Tepat pukul 9.15 pagi Kinta dan teman-temannya istirahat sejenak untuk bermain-main di luar kelas hingga 9.30 siang. Saya lihat Kinza bermain perosotan dan mau antri dengan teman-teman yang lain sesuai anjuran ibu guru.  Saya pikir Kinza bisa menyesuaikan diri dengan baik karena tidak ada tangis ataupun rewel saat berada di dalam kelas terlihat dari cari foto yang di share oleh ibu guru di grup WA sekolah, Kinza bisa duduk diam dan serius belajar mewarnai sama teman-temannya.



 Sekolah hari ke-2


Hari kedua sekolah Kinza sedikit ada drama karena dia mencari tukang mainan yang ada di depan sekolah biasanya untuk membeli mainan karena kemarin mainan yang dia beli di minta adiknya. Karena pak tukang mainan datang setelah anak-anak pulang sekolah, sementara Kinza mencari saat ia baru masuk sekolah dan hal ini ternyata membuat dia bete. Akhirnya tidak mau masuk ke kelas serta harus nangis dulu karena digendong sama mbak mbak kantin dengan paksa. Umi pikir Kinza akan trauma karena dia dipaksa masuk ke dalam kelas oleh Mbak Mbak kantin dan akhirnya di sambut oleh ibu guru. Ummi takut Kinza gak mau pergi ke sekolah lagi Namun ternyata saat pulang sekolah pukul 9.30 pagi karena Ibu guru akan melakukan rapat, Kinza terlihat sangat senang, seperti gak ada masalah padahal tadi pagi dia nangis teriak teriak hahaa..



Dan akhirnya Ummi memutuskan bahwa esok harinya, Ummi tidak akan mengantar Kinza dan menunggunya sampai Kinza pulang dari sekolah karena ya tahu sendiri karena ada adiknya dan capek juga bengong di sekolahan gak ada yang dikerjain selama 3 jam hehe.


 Sekolah hari ke-3


Benar sekali hari ini adalah hari ketika ke sekolah yang diantar sendiri tanpa Ummi dan adik. Seperti dugaan saya kini sudah bisa dilepas Dan bisa mandiri pergi berangkat ke sekolah tanpa saya temani.  Saya tidak ikut mengantar ke sekolah dan ikut menjemput pukul jam 10 pagi karena harus membeli beberapa peralatan sekolah yang belum Kinza punya seperti kopiah,  buku gambar dan krayon.



Saya pikir Kinza menyukai sekolahnya karena dia bercerita panjang lebar tentang apa saja yang dilakukan ketika di sekolah. Dan karena usianya yang memang sudah 5 tahun saya percaya Kinza bisa menyesuaikan diri dengan cepat dengan lingkungan sekolah dan semoga Kinza juga bisa belajar tentang sosialisasi serta berteman dengan orang lain dengan baik. Mumpung Ummi lagi semangat nulis nih ih cerita ini diabadikan di blog ini supaya Kinza nanti bisa membaca bagaimana dia dulu pertama kali ke sekolah.

Selamat belajar dan semoga kamu menjadi anak yang pintar serta bisa memberi manfaat kepada orang lain ya Kinza.. Ummi Abi Adek sayang Mas Kinza karena Allah.
0

Hari Pertama Masuk Sekolah

MasyaAllah.. seharusnya hari ini Kinza masuk sekolah pertama kalinya. Daftar di TK daerah Cukir Jombang, TK Muslimat namanya. Kinza gak bisa masuk sekolah karena Abi, Umi, Adek semuanya sakit. Kami sakit sekeluarga dan gak bisa merawat diri kalau dirumah kontrakan di Diwek. Ummi juga sakit jadinya kita berempat naik grab sejak hari Jum'at dan sekarang hari senin 15 Juli 2019 kami masih dirumah mbah di desa Wonosalam.



Penyebab kami semua sekeluarga sakit kali ini adalah karena kami serumah makan Es Krim. Sepertinya, es krim tersebut mengandung bakteri yang akhirnya pertama Ummi yang tumbang karena daya tahan tubuh Ummi paling buruk. Kemudian sakitnya disusul adek yang sampe 40° Celcius. Gak turun-turun karena sama Ummi antibiotik dari dokter gak dikasihkan. Pelajaran buat Ummi, tidak semua yang kita anggap buruk itu buruk. Dan setidaknya, jangan menyombong dengan kemampuan yang hanya sedikit saja. Sama sekali jangan sok tau. Karena saya anti bermudah mudah menggunakan antibiotik, makanya antibiotik gak saya minumkan. Padahal pasca adek minum antibiotik itu demam adek akhirnya reda juga.

Setelah adek, Abi dan mas Kinza juga kena demam. Puncaknya ya hari Jum'at itu. Abi gak bisa bawa motor ke rumah mbah di Wonosalam. Akhirnya kami berempat yang sakit ini pulang ke Mbah. Alhamdulillah mbah izin buat ndak kerja hari itu karena mau rawat kita. Makasih nggeh mbah.. maaf kota ngrepotin terus ya mbah..

Menjaga kebersihan makanan


Menjaga kebersihan makanan memang sangat dianjurkan. Tapi dalam kasus ini, kita benar-benar gak tau kalau es krim pemberian tetangga ndak cocok dengan perut kami. Sakit ini membuat Ummi belajar bahwa, ketika kita sehat, sebaiknya bersyukur adalah hal yang selalu dilakukan everyday. Sehat itu mahal harganya dan itu Allah' kasih gratisan ke kita. Semoga dengan sakit kemaren, Allah benar benar menghapus dan nengampuni dosa kami, Aamiin.. insyaallah.
0

copyright © . all rights reserved. designed by Color and Code

grid layout coding by helpblogger.com